Selasa, 4 Agustus 2026

Microsoft Kewalahan Hadapi Ratusan Celah Keamanan Temuan AI Mythos

Microsoft tengah berkejaran dengan waktu untuk memperbaiki ratusan kerentanan kode perangkat lunak yang diungkap oleh model kecerdasan buatan terbaru bernama Mythos. Buatan perusahaan AI Anthropic, teknologi ini menemukan bug dalam jumlah masif yang membuat para insinyur harus bekerja ekstra keras sebelum peretas lain menemukan kelemahan serupa.

Puluhan insinyur dan manajer Microsoft berkumpul di markas besar perusahaan di Redmond, Washington, untuk membahas Proyek Glasswing. Rapat darurat tersebut digelar menyusul temuan kerentanan kode dalam jumlah masif yang diungkap oleh model kecerdasan buatan canggih bernama Mythos.

Model AI buatan Anthropic ini memberikan akses kepada Microsoft untuk menemukan berbagai kelemahan perangkat lunak sebelum dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam bulan April saja, Mythos mendeteksi 90 bug berstatus kritis dan 141 bug penting pada aplikasi kolaborasi populer, SharePoint.

"Tolong pastikan semua bug bulan segera ditangani," ujar manajer teknik Hans Andersen di hadapan para staf dalam rekaman rapat yang ditinjau oleh media.

Para pengamat keamanan siber menilai bahwa volume temuan kerentanan yang masif ini menandai era baru ancaman digital. Kombinasi beberapa celah kecil yang diabaikan berpotensi menciptakan kerentanan tingkat tinggi jika tidak segera ditambal secara menyeluruh oleh tim pengembang.

Hingga kini, raksasa teknologi tersebut terus mengalokasikan sumber daya manusia serta solusi berbasis kecerdasan buatan untuk mempercepat proses penambalan kerentanan demi melindungi jutaan pengguna di seluruh dunia.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro Malang yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari Malang Raya.
Redaksi Rafael Ribeiro Malang adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya seputar politik, ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan pendidikan di Kota Malang dan sekitarnya. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.