Selasa, 4 Agustus 2026

PSSI Tetapkan Pemilihan Pengurus Provinsi Serentak, Digelar Oktober hingga November 2026

Kongres Biasa PSSI Tahun 2026 di Jakarta menghasilkan keputusan penting terkait konsolidasi organisasi. Federasi sepak bola nasional menetapkan pemilihan pengurus tingkat provinsi serentak pada akhir tahun ini dan menggeser jadwal kongres pemilihan nasional ke bulan Juli 2027.

Rangkaian agenda Kongres Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, resmi berakhir pada Senin (3/8). Forum tertinggi sepak bola nasional tersebut menyepakati sejumlah agenda krusial demi penguatan tata kelola organisasi ke depan.

Salah satu keputusan paling disorot adalah penyesuaian kalender organisasi, di mana pemilihan pengurus PSSI tingkat provinsi dipastikan bergulir secara serentak pada bulan Oktober hingga November 2026 mendatang.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil guna memberikan ruang konsolidasi yang matang bagi kepengurusan di daerah. "Kita juga akan melakukan pemilihan PSSI provinsi pada bulan Oktober dan November tahun ini, artinya perlu ada jeda waktu untuk kita berkonsolidasi," ungkap Erick.

Sebagai dampak dari penataan agenda tersebut, jadwal pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Tahun 2027 yang awalnya direncanakan pada bulan Mei resmi diundur menjadi Juli 2027. Perubahan ini turut disesuaikan dengan berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi liga domestik pada bulan Juni.

Rangkaian kongres di Hotel Fairmont ini dihadiri langsung oleh perwakilan klub-klub Super League, Championship, Liga 3, serta berbagai asosiasi anggota resmi PSSI dari seluruh penjuru tanah air.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro Malang yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari Malang Raya.
Redaksi Rafael Ribeiro Malang adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya seputar politik, ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan pendidikan di Kota Malang dan sekitarnya. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.