Selasa, 4 Agustus 2026

Cerita Korban Selamat KMP Mutiara Sentosa II, Sempat Pasrah dan Kram Perut Saat Terombang-ambing

Insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II menyisakan trauma mendalam bagi para penumpangnya. Salah satu korban selamat menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya terombang-ambing di perairan utara Sumenep hingga pasrah akibat kehabisan tenaga.

Kisah perjuangan hidup dibagikan oleh Denik Rohana (31), salah satu korban selamat dari insiden kebakaran kapal KMP Mutiara Sentosa II. Ia mengaku sempat pasrah dan kehilangan tenaga setelah terombang-ambing di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Peristiwa nahas tersebut memaksa para penumpang untuk melompat ke laut menggunakan tali. Akibatnya, telapak tangan korban mengalami luka-luka lecet karena gesekan saat menuruni kapal yang terbakar.

"Saya kepisah dengan suami sampai menuju kapal penyelamat. Di situ juga sudah ada korban dua, di situ saya juga sudah pasrah," ujar warga Pasuruan tersebut saat ditemui di Terminal Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak, Surabaya.

Selama kurang lebih satu jam terapung di laut, korban terus-menerus menelan air laut akibat hantaman ombak yang tinggi di tengah kepanikan. Kondisi fisik yang melemah memicu timbulnya rasa kram pada bagian perut serta sesak napas.

Proses evakuasi korban ke atas kapal penyelamat berlangsung dramatis karena tenaga korban yang sudah habis. Enam orang anak buah kapal (ABK) turun tangan langsung menarik korban yang kesulitan naik akibat tinggi lambung kapal tanker penolong.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro Malang yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari Malang Raya.
Redaksi Rafael Ribeiro Malang adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya seputar politik, ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan pendidikan di Kota Malang dan sekitarnya. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.