Selasa, 4 Agustus 2026

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru, Pertamax Resmi Turun Per Agustus 2026

PT Pertamina melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk bahan bakar minyak non-subsidi efektif per 1 Agustus 2026. Produk seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95 mengalami penurunan harga di berbagai wilayah, sementara jenis bahan bakar bersubsidi dipastikan tetap stabil.

PT Pertamina memberlakukan penyesuaian harga terbaru untuk produk bahan bakar minyak non-subsidi yang mulai berlaku serentak di berbagai daerah di Indonesia sejak awal Agustus 2026.

Berdasarkan penyesuaian tersebut, harga bahan bakar jenis Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter dari sebelumnya Rp16.250 per liter untuk wilayah dengan besaran PBBKB 5 persen seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten.

Selain Pertamax, koreksi harga juga terjadi pada produk Pertamax Turbo yang kini dipatok Rp18.300 per liter serta Pertamax Green 95 yang turun ke angka Rp16.600 per liter, sedangkan harga produk subsidi seperti Pertalite tetap bertahan di level Rp10.000 per liter.

"Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.

Kebijakan penyesuaian berkala ini diterapkan perseroan sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas pasokan energi nasional sekaligus merespons dinamika pasar global secara berkelanjutan.

Redaksi Rafael Ribeiro
Redaksi Rafael Ribeiro
Tim redaksi Rafael Ribeiro Malang yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari Malang Raya.
Redaksi Rafael Ribeiro Malang adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya seputar politik, ekonomi, sosial budaya, pariwisata, dan pendidikan di Kota Malang dan sekitarnya. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.